Begini Cara Nabi Muhammad Merayakan Hari Raya Idul Fitri

Begini Cara Nabi Muhammad Merayakan Hari Raya Idul Fitri

Bahagia itu penting - Hari Raya Idul Fitri merupakan hari kemenangan yang ditunggu-tunggu oleh setiap muslim di berbagai belahan dunia yang melaksanakan puasa. Dengan berbagai persiapan dalam menyambutnya. Tradisi dalam menyambut hari raya idul fitri misalnya mudik, membuat kue-kue khas lebaran, membeli baju baru, mempersiapkan angpau, dan lain-lain.


Nah… sebenarnya, bagaimana Rasul merayakan hari raya Idul Fitri? Simak penjelasan lengkapnya ya…

1. Bertakbir
Ketika waktu Maghrib tiba pada tanggal 1 Syawal, setelah shalat Maghrib berjama’ah, kemudian memperbanyak membaca takbir sampai menjelang dilaksanakan shalat ‘idul fithri. Allah swt berfirman:

وَلِتُكْمِلُواالْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوااللهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ (البقره : ١٨٥

Artinya: “Dan hendaklah kamu sempurnakan bilangan puasa serta bertakbir (membesarkan) nama Allah atas petunjuk yang telah diberikan-Nya kepadamu, semoga dengan demikian kamu menjadi umat yang bersyukur.” (QS. Al Baqarah : 185)

2. Mandi, Memakai Wangi-wangian dan Mengenakan Pakaian Terbaik Sebelum Shalat Ied
Sebelum berangkat ke masjid atau lapangan untukmelaksanakan shalat hari raya disunahkan mandi, memakai wangi-wangian dan mengenakan pakaian yang terbaik. Dalam sebuah hadits dari Hasan As Shibti disebutkan:

اَمَرَنَا رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِى الْعِيْدَيْنِ اَنْ نَلْبَسَ اَجْوَدَ مَا نَجِدُ وَاَنْ نَتَطَيَّبَ بِاَجْوَدِ مَانَجِدُ وَاَنْ نُضَحِّيَ بِاَثْمَنِ مَا نَجِدُ (رواه الحاكم

Artinya: “Rasulullah saw. memerintahkan kepada kami agar pada kedua hari raya memakai pakaian yang terbagus, memakai wangi-wangian yang terbaik dan berkurban dengan hewan yang paling berharga.” (HR.Al Hakim)

3. Makan Kurma Sebelum Berangkat Shalat Ied
Makan kurma dulu sebelum shalat ‘idul fithri. Dalam sebuah hadits dari sahabat Anas, ia berkata :

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَايَغْدُوْ يَوْمَ الْفِطْرِ حَتَّى يَأْ كُلُ ثَمَرَاتٍ وَيَأُكلُهُنَّ وِتْرًا (رواه احمد والبخارى

Artinya: “Pada waktu ‘idul fithri Rasulullah saw. tidak berangkat ke tempat shalat sebelum memakan beberapa buah kurma dengan jumlah yang ganjil.” (HR. Ahmad dan Bukhari)

Dalam hadits lain disebutkan bahwa sahabat Buraidah berkata:

قَالَ : كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَايَغْدُوْ يَوْمَ الْفِطْرِ حَتّٰى يَأْ كُلَ وَلَا يَأْكُلُ يَوْمَ اْلاَضْحَى حَتّٰى يَرْجِعَ (رواه الترمذى وابن ماجه واحمد

Artinya: Buraidah berkata: “ Nabi saw. tidak berangkat pada waktu ‘idul fitri sebelum makan dulu dan tidak makan pada waktu ‘idul adha sebelum pulang.” (HR. Turmudzi, Ibnu Majah dan Ahmad)

4.  Mengambil Jalan Pergi dan Pulang yang Berbeda
Kemudian pergi menuju tempat shalat idul fithri dengan jalan yang berbeda dengan jalan pulang. Sahabat r.a meriwayatkan:

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اِذَا خَرَجَ اِلَى الْعِيْدِ يَرْجِعُ فِى غَيْرِ الطَّرِيْقِ الَّذِىْ خَرَجَ فِيْهِ (رواه احمد ومسلم والترمذى

Artinya: “Apabila Nabi saw. pergi shalat hari raya, maka ketika pulang Beliau menempuh jalan yang berlainan dengan di waktu berangkatnya.” (HR. Ahmad, Muslim dan Turmudzi)

5. Shalat Ied
Pada pagi hari, tanggal 1 Syawal (waktu dhuha) melaksanakan shalat ‘idul fithri berjama’ah, di Lapangan atau Masjid bersama umat muslim lainnya.

Disyari’atkan pada waktu hari raya itu keluarnya anak-anak serta kaum wanita, termasuk gadis atau janda, yang masih remaja atau yang sudah tua; bahkan juga wanita-wanita yang sedang haidh. Hal ini berdasarkan hadits Ummu ‘Athiyyah:

اُمِرْنَا اَنْ نُخْرِجَ الْعَوَاتِقَ وَالْحُيَّضَ فِى الْعِيْدَيْنِ يَشْهَدُوْنَ الْخَيْرَ وَدَعْوَةَ الْمُسْلِمِيْنَ وَيَعْتَزِلُ الْحُيَّضَ الْمُصَلَّى (متفق عليه)

Artinya: “Kami diperintahkan untuk mengeluarkan semua gadis dan wanita yang haidh pada kedua hari raya, agar mereka dapat menyaksikan kebaikan hari itu dan do’a dari kaum muslimin (bisa berdo’a dengan mereka). Hanya saja wanita-wanita yang sedang haidh menjauhi tempat shalat.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dan sahabat Ibnu ‘Abbas mengatakan:

اَنَّ رَسُوْلَ اللهَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُخْرِجُ نِسَاءَهُ وَبَنَاتَهُ فِى الْعِيْدَيْنِ (رواه ابن ماجه والبيهقى)

Artinya: “Sesungguhnya Rasulullah saw. mengajak keluar seluruh istri dan anak-anak perempuannya pada waktu dua hari raya.” (HR. Ibnu Majah dan Baihaqi)

6. Mengucapkan Tahni’ah “Taqobbalallohu minna wa minkum”
Saling doa mendoakan dengan ucapan:

مِنَ الْعَائِدِيْنَ وَالْفَائِزِيْنَ

Artinya: semoga kalian temasuk orang yang kembali suci (seperti bayi yang baru lahir) dan termasuk orang yang beruntung.

Bisa juga dengan kalimat: Taqabbalallahu minna wa minkum ( تَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ)

Artinya: Semoga Allah menerima amal kami dan amal kalian.

Ibnu Hajar mengatakan: “Kami meriwayatkan dalam Al-Muhamiliyyat dengan sanad yang hasan dari Jubair bin Nufair bahwa ia berkata: ‘Para shahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bila bertemu di hari Id, sebagian mereka mengatakan kepada sebagian yang lain:

تَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكَ

“Semoga Allah menerima (amal) dari kami dan dari kamu.” (Lihat pula masalah ini dalam Ahkamul ‘Idain karya Ali Hasan hal. 61, Majmu’ Fatawa, 24/253, Fathul Bari karya Ibnu Rajab, 6/167-168)

7. Mengadakan Permainan yang Membahagiakan dan Sesuai Syariat
Boleh juga mengadakan permainan serta kegembiraan yang tidak melanggar aturan agama, begitu pun pelbagai macam nyanyian yang baik, semua itu menjadi syi’ar agama yang disyari’atkan Allah pada hari raya, untuk melatih tubuh jasmani dan untuk kepuasan hati. ‘Aisyah r.a istri Rasulullah pernah berkata :

اِنَّ الْحَبَشَةَ كَانُوْا يَلْعَبُوْنَ عِنْدَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِى يَوْمِ عِيْدٍ فَاَطَّلَعْتُ مِنْ فَوْقِ عَا تِقِهِ حَتَّى شَبِعْتُ ثُمَّ اَنْصَرَفْتُ (رواه احمد والشيخان)

Artinya: “ Seseungguhnya orang-orang Habsyi suka mengadakan permainan di hadapan Rasulullah saw. pada hari raya dan sayapun menjengukkan (memunculkan) kepala di atas  bahu beliau hingga saya menyaksikan permainan itu dari atas bahu beliau. Saya melihatnya sampai puas, kemudian saya berpaling.” (HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim)

Wallahu’alam.

Semoga bermanfaat.

Sumber: ummi-online.com
Foodhall Blogger Theme Logo

Foodhall Responsive Blogger Theme. It highlights a good design for food recipes blog that brings many awesome features to show up your creativity in the field of food.

Foodhall also could be used for any other purpose than food recipes. Use it as your showcase portfolio, personal blog or even as a photos gallery as you wish.

  https://ar-themes.blogspot.com

Labels

Air Ketuban Keruh Alat Kontrasepsi Alat USG 4 Dimensi Anak Usia Satu Tahun Empat Bulan Anak Usia Satu Tahun Lima Bulan Anisakis sp ASI Eksklusif Bahaya Cacing Anisakis sp Bahaya Ikan Mackerel Bayi 1 Bulan Benang IUD Berat Badan Anak Berhubungan Suami Istri Saat Hamil Berita Biasa USG 4 Dimensi Biaya USG 4D Cahaya Islam Cara Memberikan ASI Cara meningkatkan Kualitas ASI Cara Merawat Kulit Tubuh Cara Merawat Kulit Wajah Ciri Ciri Iritasi Pembalut Efek Negatif Makanan Cepat Saji Efek Samping IUD Frekuensi Minum ASI Gangguan Bibir Bayi Gangguan Lidah Bayi Gejala Umum Katarak Heartburn pada Ibu Hamil Hipokalemia Ibu Menyusui Ikan Kalengan Berbahaya Ikan Kalengan Mengandung Cacing Ikan Mackerel Kalengan Ikan Mackerel Mengandung Cacing Ikan Sarden Aman Dikonsumsi Ikan Sarden Kalengan Ikan Sarden Mengandung Cacing ILMU Infeksi Air Ketuban Infeksi Cairan Ketuban Informasi INSPIRASI ISLAMI Jenis Cacing pada Ikan Mackerel Jumlah kebutuhan ASI Bayi Kalkulator ASI Kebutuhan Asi Bayi 2 Bulan Kebutuhan Asi Bayi 4 Bulan Kelahiran Prematur Kesehatan Kesehatan Anak Kesehatan Bayi Kesehatan Ibu Hamil Kesehatan Ibu Menyusi Kesehatan Ibu Menyusui Kesehatan Kulit Kesehatan Wanita Kisah Lingkar Kepala Anak Lip tie Makanan Cepat Saji Makanan Kalengan Berbahaya Makanan Sehat Makanan untuk Ibu Menyusui Manfaat Manfaat Bayam untuk Ibu Menyusi Manfaat Pemeriksaan HSG Memasukkan Benang IUD Mencegah Alergi Pembalut Mencegah Lumpuh Mendadak Mengatasi Alergi Pembalut Mengatasi Gatal pada Wajah Mengatasi Heartburn Mengatasi Katarak Mengecek Benang IUD Menghilangkan Bekas Jerawat Menghilangkan Jerawat Menghilangkan Noda Bekas Jerawat Meningkatkan Kalium Menjaga Kesehatan Ibu Hamil Motivasi Nasehat Obat Iritasi Pembalut Operasi Katarak Pemasangan IUD Pemberian ASI Eksklusif Pemeriksaan Antenatal Terpadu Pemeriksaan HSG Pemeriksaan Ibu Hamil Pengobatan Katarak Penyebab Heartburn Penyebab Katarak Penyebab Kekurangan Kalium Penyebab Kulit Wajah Sering Gatal Penyebab Lumpuh Mendadak Perawatan Anak Perawatan Kulit Wajah Perawatan Muka Kusam Posisi Berhubungan Suami Istri Program Kehamilan Prosedur Operasi Katarak Proses Persalinan Siklus Menstruasi Siklus Menstruasi tidak Teratur Takaran Pemberian ASI Perah Tanya Jawab Terkini Tinggi Badan Anak Tips Tips ASI Berlimpah Tips Cepat Hamil Tips Kecantikan Tips Kesehatan Tips Mengobati Jerawat Tounge tie Tujuan Pemeriksaan HSG USG 2D Waktu Pemeriksaan HSG

Popular Recipes

Flickr Photos

Blog Archive