Suamiku, Jagalah Sikapmu
Bahagia itu penting - Sudah umum diketahui oleh manusia yang beriman bahwa keluarnya wanita adalah aurat. Ketika wanita keluar rumah, banyak syarat yang harus dipenuhinya. Yakni, menutup aurat dari kepala hingga kaki, disertai mahram jika perjalanan itu termasuk safar. Tidak memakai wewangian, tidak memperlihatkan perhiasan, menjaga suaranya, tidak berlenggak lenggok, hingga wajib menjaga kemaluannya..
Tapi bagaimana dengan laki-laki? Apakah berlaku demikian? Seperti diketahui bahwa aurat laki-laki mulai dari pusar hingga lutut. Sehingga banyak lelaki tidak menyadari bahwa mereka juga fitnah bagi kaum wanita. Banyak sebagian dari mereka yang bermudah-mudahan menyapa wanita, beramah tamah hingga menebar senyum terbaiknya untuk wanita. Mereka yang pada dasarnya punya perasaan mudah tersentuh dan kurang iman, bisa tergoda dengan senyum laki-laki.
Apalagi jika seorang laki-laki memberikan sebuah perhatian. Bahkan mengkhususkan panggilan untuk wanita yang baru dikenalnya. Ketika melakukan obrolan di media sosial. Mereka bermudah-mudahan menggunakan emoticon-emoticon yang membuat para wanita ‘kege-eran’. Emoticon senyum, mata berkedip, bahkan emoticon menjulurkan lidah. Hal itu membuat para wanita membayangkan, betapa ramahnya si fulan. Betapa humorisnya si fulan, betapa perhatiannya si fulan. Dan memungkinkan wanita untuk tertarik pada lelaki itu bahkan meskipun laki-laki itu sudah beristri.
Wahai para suami, jagalah sikapmu di luar rumah. Jangan bermudah-mudahan tertawa ‘cekikikan’ dengan wanita yang tidak halal untukmu. Jangan bermudah-mudahan memberikan perhatian kepada wanita yang bahkan berstatus istri orang. Jadilah wibawa di luar rumah, namun romantis di dalam rumah bersama istrimu. Jadilah elegan di luar rumah, tapi humoris di dalam rumah bersama anak-anakmu.
Jangan berikan wanita kesempatan untuk berbicara secara pribadi kepadamu. Baik itu hanya mencari problem solve sebuah masalahnya, maupun hanya bertanya seputar agama.


